Masih kah?

Kawan, mungkin kita memang sudah terpisah oleh segala keterbatasan yg kita ciptakan.
Kawan, mungkin kita memang sudah perlahan saling melupakan.
Tapi sungguh aku masih menyimpan rapat di sudut ruang terdalam.

Mengukir kisah dengan mu saat masih berseragam putih biru.
Masih rajin berkomunikasi dengan mu saat kita berpisah di jenjang putih abu-abu, sebab kita tak berada di satu kota yg sama seperti dulu.
Semua sms lucu, kisah sedih mengharu biru, atau bahkan saat aku tau masalah terberat mu menjadi alasan kepindahan keluargamu, masih jelas di rekaman ingatan ku.

Ternyata Tuhan berbaik hati pada kita.
Mempertemukan mu kembali di kota yg sama tempat kita menuntut ilmu.
Aku kerap main ke kosan mu, begitu pula sebaliknya.
Kita suka bercerita panjang lebar mengingat masa lalu, menerka bagaimana sekarang keadaan si A atau Z teman kita dahulu.
Aah, masih manis sekali ingat ku.

Kawan, kehadiran mu di hari spesial ku semakin membuat aku seakan melayang, ternyata kita masih erat seperti dulu.
Meski aku dan kau punya banyak teman-teman baru yg mempengaruhi lika liku.
Aku lantas membalas hal yg senada saat kelulusanmu.
Hadir ke kota itu setelah perjalan panjang dari kota kita, diajak ke rumah mu di ujung kota itu.
Aku turut pula hadir saat resepsi pernikahan kakakmu, yg sudah kau ingatkan pada ku jauh sebelum undangan tersebar.

Ah kawan, mungkin itu saat terakhir kita bertemu ya?
Aku mungkin terlalu sombong hingga lupa menyapa.
Menyampaikan kabar berita, atau mungkin sekedar satu kata hai saja.

Aku masih ingat ucapan yg kau kirim saat pertambahan usia ku di 2015 yg lalu.
Terlalu datar ku rasa.
Tak ada lagi sentuhan persahabatan didalamnya.
Atau mungkin perasaan ku saja?
Aku tetap diam hari itu, tak ingin mencoba menerka, hanya berusaha memahami kesibukan apa yg sedang kau jalani.

Kawan, hal lain yg membuat ku kehilangan kau yg dulu tepat terjadi saat hari jadi mu tahun ini.
Aku memang tak pernah memvokalkannya pada siapa pun tentang itu.
Tapi bolehkah ku ungkap sekali saja di laman pribadi ku?
Aku kecewa.
Ya kecewa atas balasan pesan singkatmu yg ku terima setelah berjam-jam aku mengirim ucapan itu pada mu.
Kejujuran memang terasa menyakitkan, tapi ku coba tetap menahan dengan membalas candaan.
Kejujuran yg kau sebutkan di balasan pesan mu, membuat ku semakin bertanya, apakah kita memang sudah semakin jauh seperti ini??

Kawan, ternyata kekecewaan tak ingin sekali saja singgah padaku.
Ia masih menghampiri ku sesaat lalu.
Saat kita tak sengaja bertemu, di depan pintu masuk pusat perbelanjaan itu.
Aku yg mencoba menatap mu samar.
Aku yg memberanikan diri menegur mu, seperti bukan sahabat sejak jaman culun dulu.
Kau yg hanya membalas senyum lalu, berusaha seakan ingin pergi secepatnya dari hadapanku.
Aku yg masih termangu melihat kepergian mu.
Aku yg berusaha bertanya, tak adakah rasa rindu.
Aku yg menerka mengapa Tuhan mempertemukan kita hari itu.
Sebab melihat mu bergegas lalu, sungguh menyisakan tanya dan luka dihati ku.

Kawan, mungkin sekarang bagimu aku hanyalah seseorang sosok dari masa lalu.
Yg pernah memasuki fase dalam hidupmu.
Aku tak pernah menyesal pernah disinggungkan Tuhan dengan mu.
Terimakasih untuk bertahun-tahun warna dan cerita yg pernah kita ukir bersama.
Yg sekarang hanya meninggalkan satu kata tanya di benak ku.
Masihkah?

Advertisements

3 Comments Add yours

  1. suciwidari says:

    Ka, aku penasaran loh sama pemeran utamanya ini. Siapa sih si kawan itu? #kepo 😁

    1. siperibiru says:

      Ahahhaa, kwan smp ku dulu cie, sedih la critanya πŸ˜‚πŸ˜‚

      1. suciwidari says:

        Jgn2 aku kenal nih. Hehehe..
        Secara Berandan ini sempit πŸ˜πŸ˜‚

        Udah gausa sedih2, masih banyak kwan yg lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s