Bolehkah?

Bolehkah ku ucap rindu?
Pada bait-bait kata yg belum sempat beradu
Atau pada mulut menganga yg hendak berseru

Bolehkah ku bisik rindu?
Pada telisik awan yg bertemu di langit itu
Bahkan pada gemerisik daun yg ku dengar lalu

Lantas masih bolehkah ku titip rindu?
Meski ia berada jauh diatasku
Mengejarnya pun aku tak mampu
Bahkan hingga tertatih pun aku

Duhai rindu
Tiupkan padanya bahwa aku masih menunggu
Disini, di perbatasan rindu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s