Perang dan Pesan Kedamaian

image

siapa yang menginginkan perang dan kerusuhan?
siapa yang mengharapkan kerusakan dan kebinasaan?
siapa yang meminta perpecahan dan kehancuran?

aah, tak seorang pun menginginkannya, tak ada yg mengharapkannya serta tak ada pula yang memintanya.

perang, kerusuhan, kehancuran, tindakan anarkis, semuanya hanya mengakibatkan kesengsaraan dan kesedihan.

beberapa hari terakhir ini trans tv kerap menayangkan film bertemakan perang di bioskop trans tv tiap malamnya, entah apa maksud stasiun tv tersebut, saya mencoba mengambil segi positifnya mungkin ingin menyebarkan pesan kedamaian. dari salah satu film yg saya tonton, tak ada satupun yg bahagia dalam keadaan perang, tak si penyerang maupun yg diserang. para prajurit yang melakukan serangan juga mengguratkan wajah ketakutan pada maut, keibaan pada anak-anak bahkan kengerian pada darah saat temam setimnya sedang meregang nyawa menyambut kematian.
Keadaan yang diserang tak usah lah saya gambarkan tak akan beda jauh dengan perang-perang lainnya. kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal, harta benda, bahkan kehilangan keceriaan serta kegembiraan bagi kanak-kanak. Hal yang tak akan bisa dilakukan kanak-kanak lain di negara yg damai akan terlihat biasa di tempat yang bertikai, tangan mungilnya yang seharusnya mengenggam pensil untuk menulis malah merengkuh erat senapan panjang untuk membunuh, wajah-wajah lucu yg sekiranya tertawa ceria menikmati masa kanak-kanak yg jenaka malah diisi dengan muka sedih, ketakutan tanpa pengharapan.

siapa yang bakal disalahkan dalam perang?
sang prajurit kah yang selalu saja melakukan setiap perintah yang dikomandokan atasan meski berlawanan dengan akal?
atau mereka yang diserang sehingga terpaksa membiasakan anak-anaknya dengan darah, teriakan, ketakutan dan senapan?

sedikit pun tak akan ada manfaat perang hanya manusia yang saling menghancurkan manusia lainnya. Manusia yang memberikan contoh lewat kekejaman dan kekerasan tindaknya pada kanak-kanak yang bahkan tak akan mampu lagi mengenal kehalusan budi.

duhai dunia, terlalu singkat waktu hidup jika digunakan dengan menghabiskan sesama.
duhai manusia, dimanakah letak kedamaiaan diragamu jika tak kami temukan lagi di hatimu.
duhai Allahu robbi, permudahlah segala urusan perang ini agar berakhir sehingga tak ada lagi wajah-wajah kesedihan di muka bumi, semudah Engkau menurunkan hujan di tanah gersang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s